Selasa, 09 September 2014

Sabar ada batasnya kan?

Hey hoh.... Whooaaa Been long time ga nulis blog, seperti agak gimana gitu... Terakhir 2tahun yang lalu yah, since i just married and now i'm already mom from adorable and beautiful daughter named Jacinda^^ Aku kepikiran untuk nulis krn apa yah? Hmmm maybe luapan hati terdalam ngga bisa diungkap dengan kata2 tapi lebih baik dalam tulisan. And i thought it will makes me better. Seperti judul entri aku... berhubungan dengan kesabaran T.T Merasa seperti sendiri didunia, ngga ada temen curhat, seperti hidup didunia sendiri dan ngga ada dukungan, bahkan untuk kehidupan sendiri dalam pertemanan pun juga semakin jauh karena keterbatasan waktu, dan juga diperlakukan tidak adil oleh orang-orang tertentu yang semakin menjadi. Hidup dalam pernikahan itu ngga mudah, ada banyak aspek yang bisa terjadi menghampirimu tanpa kamu kira... sometime membuat kamu berubah, menjadi pribadi yg kritis dan tersembunyi, seolah bom yang bisa meledak kapanpun. Dan yang memperparah adalah lu harus pendam itu sendirian hanya untuk menjaga agar kedamaian dan keindahan dalam satu hubungan tetap berjalan sebagaimana mestinya... Being peacemaker isn't easy, seriously. Kalau bukan karena suami atau anak, mungkin gw udah kalap LOL. Anyway, aku mau cerita tentang anak aku yg lucu^^ she's such an angel from Above, sometime nyebelin tapi ngangenin, lucu dan sangat pintar. Ya, she's the best healing and my best friend. Daughter is Mom's bestfriend and that's really true. Perkembangannya yang pesat dan pesonanya yg luarbiasa adalah anugerah terindah^^ dan aku sangat bersykur untuk hal itu. She's though, smart and great. She will be high, shine and bright... No doubt of it. I have her in my life such a miracle, she's been good and lovable. Dari sejak kehamilan, sampai masa kelahiran dan perkembangannya. Dia sangat luarbiasa dan kuat, sehat tanpa kekurangan satu apapun. The point is, no matter how worst your life, you have something good in it even just a little... selalu ada hal yg baik dalam hidupmu yang berliku. Bukan berarti Tuhan tidak turut campur, tapi karena kita punya Tuhan dan Tuhan bersama kita, maka kita masih ada sampai hari ini dan bisa melewati hari2 kita tanpa kekurangan satu apapun. Jadi, sabar ada batasnya? Ya, sabar memang ada batasny tetapi setiap harinya Tuhan akan charge ulang kehabisannya dengan kekuatan penuh agar sabar kita tidak ada habisnya :) sama seperti handphone yang perlu kita charge setiap hari karena dipakai, demikian pula Tuhan mencharge kita menjadi orang yang penuh dengan kesabaran walaupun kadang kita tiba sampai limit terakhir kita. AHh lets say "Thank You Jesus, it's only by Your grace that i colud live today" :') God bless you^^